Selasa, 17 Januari 2012

surat aktif mengajar


YAYASAN MAMBAUL ULUM
MADRASAH TSANAWIYAH MAMBAUL ULUM
MTs MU
KEDUNGWUNGU JATINEGARA TEGAL
Alamat: Jalan Raya Cerih Karangjambu Kedungwungu Jatinegara Tegal 52473


 



SURAT KETERANGAN AKTIF MENGAJAR
Nomor :       044 /MTs.MU/037/VI/2011


Yang bertanda tangan dibawah ini, Kepala MTs Mambaul Ulum Kedungwungu Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal :
Nama                              : MUHAMAD SUGENG
Unit Kerja                      : MTs MAMBAUL ULUM

Dengan ini menerangkan dengan sesungguhnya bahwa Guru Wiyata Bhakti :

Nama                           : Muhamad Wari
Tempat Tanggal Lahir : Tegal 01 – 06- 1984
Jenis Kelamin              : Laki-Laki
Agama                         : Islam
Pendidikan                  : MA
Alamat                                    : Desa Kedungwungu Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal.

Adalah benar-benar masih aktif mengajar sebagai Guru di MTs Mambaul Ulum sejak tanggal 01-07-2008 sampai sekarang.
Demikian Surat Keterangan Aktif Mengajar ini dibuat dengan sebenarnya dan untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.


      Kedungwungu,13 Juni 2011

 Kepala MTs Mambaul Ulum




MUHAMAD SUGENG S.Pd

Sabtu, 14 Januari 2012

MAKAM Maulana Syeikh Syamsuddin



MAKAM Syeikh Maulana Syamsudin yang terletak di desa Sugih waras Pemalang merupakan warisan cagar budaya yang patut dijunjung tinggi serta dijaga kelestariannya. Lalu,apa dan bagaimana kepedulian masyarakat dan Pemda setempat ini?.
Hingga sekarang ini sebagian orang memilih tempat-tempat keramat yang dipercaya menyimpan berkah serta karomah seperti makam atau tempat lainnya sabagai sarana untuk lebih merekatkan diri dan jiwa mereka pada Yang Maha Esa.
Dalam hal ini,sebagai bentuk penyatuan antara makhluk dengan Sang Khaliq. Sebab sebagian dari mereka meyakini tempat-tempat tersebut menyimpan banyak petuah serta karomah khusus yang dapat menghantarkan mereka pada gerbang pencerahan baik jasmani maupun rohani. Dan konon apabila mereka mempunyai hajat akan cepat terkabul dengan bantuan doa dari para khadam yang berada ditempat tersebut atas izin Tuhan Yang Maha Kuasa.

Makam Syeikh Maulana Syamsudin atau yang lazim disebut dengan Makam Mbah Keramat misalnya,yang terletak di desa Sugih waras ini pun merupakan salah satu tempat yang menjadi tujuan kunjungan bagi para peziarah lokal maupun dari luar daerah.
Seperti halnya tempat ziarah keramat yang lain,makam Mbah Keramat juga digunakan oleh para pengunjung yang datang ke tempat ini sebagai sarana berdo'a.diantaranya berziarah sambil bertawasul,media i'tikaf,sekaligus sebagai sarana rekreasi religi.
Suasana yang sejuk karena berada di pinggir pantai menjadikan tempat ini nyaman bagi para pengunjung yang sengaja meluangkan waktu untuk ziarah disana.
Tak heran bila banyak para peziarah yang rela menginap ditempat ini hanya demi mendapatkan ketenangan batin yang mereka inginkan.
Menurut KH Mustajib juru kunci makam, tempat ini banyak dikunjungi oleh para peziarah baik lokal maupun yang datang dari luar daerah yang sengaja meluangkan waktu mereka barang sejenak untuk berziarah dan beribadah lain yang bernuansa dzikir kepada Tuhan.
Meskipun tidak tiap hari atau tiap bulan tempat ini ramai didatangi pengunjung,tapi tiap harinya setidaknya ada saja yang datang kesana.
Puncak keramaian pengunjung menurutnnya adalah di bulan Rajab dan Sya'ban,yakni bulannya para peziarah.Dia pun menambahkan, setiap Jumat terakhir di bulan Sya'ban atau bulan Ruwah diadakan Khaul memperingati wafatnya Maulana mbah Syamsudin sekaligus menggelar doa bersama yang dimaksudkan agar semua yang hadir khususnya akan mendapatkan perlindungan baik jasmani atau rohani dari Tuhan Yang Maha Esa.
Mengenai makam ini sendiri tak banyak mendapat respon dari Pemerintah setempat. Seperti yang dituturkan oleh juru kunci makam ini sendiri.
Di tempat ini pernah diadakan pemugaran komplek makam, tepatnya di tahun 2000.Ini tidak lain hanyalah berdasarkan atas keprihatinan para peziarah yang merasa kurang nyaman dikarenakan makam tersebut dulunya hanya beratap welit (atap dari daun tebu kering yang dirangkai sedemikian rupa) serta alas yang digunakan untuk tempat duduk para peziarah hanya menggunakan tikar.
Dengan alasan tersebut akhirnya pihak pengelola makam mengadakan perbaikan serta pemugaran tempat ini yang dananya hanya mengandalkan sumbangan dari para peziarah dalam kotak amal yang disediakan pengelola makam, juga bantuan dari donatur yang ikut prihatin akan keberadaan dan kondisi tempat itu. "Atas usulan para tokoh masyarakat yang ditujukan pada Pemda kami mendapat bantuan sebesar Rp 25 juta," tambahnya. Dana tersebut dipakai untuk pembangunan tempat bermalam bagi para peziarah yang menginap di tempat itu. Sedang pengelolaannya dilaksanakan sendiri oleh pihak Pemda setempat.
Usulan tersebut adalah salah satu dari berbagai bentuk kepedulian dari para peziarah yang menganggap kalau tempat itu adalah Pakunya Pemalang. Sebagian kalangan menyebutkan bila tidak ada makam Syeikh Maulana Syamsudin tentu Pemalang akan mendapatkan banyak musibah dan bencana.

SUMUR KERAMATSelain makam, tempat ini juga meninggalkan Sumur Keramat yang juga merupakan peninggalan dari Auliya tersebut. Konon Sumur Keramat itupun mengandung banyak karomah bagi para peziarah yang meminumnya atas izin Tuhan. Lalu, bagaimana tanggapan positif dari Pemerintah setempat? Menurut juru kunci makam, sejauh ini belum ada respon khusus dari Pemerintah akan tempat ini. Dia mengaku pengelolaan makam ini hanya mengandalkan dari banyaknya kas yang masuk dari tangan- tangan donatur yang dengan ikhlas menyumbang demi kelestarian serta pembangunan tempat itu. Dia mengaku sering diusulkan oleh para tokoh yang duduk dalam Pemerintahan. “Tapi sampai sekarang belum kelihatan hasilnya, ya ngga apa-apa, semua rizki hanya Tuhan yang mengatur, kita cuma manusia yang senantiasa memohon dan memohon, terkabul dan tidaknya tergantung ridho-Nya,” tambahnya. Namun demikian, dia tetap berharap agar Pemerintah setempat lebih memperhatikan keberadaan tempat tersebut serta mau peduli pada kondisi para pengelola makam tersebut. Sebab ini merupakan salah satu warisan cagar budaya yang patut dijunjung serta dilestarikan. (*)

BY:  MUHAMAD WARI KEDUNGWUNGU JATINEGARA TEGAL

CIBADUYUT


Cibaduyut

Sepatu, tas dan dompet merupakan salah satu asesoris yang selalu digunakan dan dibawa baik bagi pria maupun wanita. Bandung merupakan salah satu sentral pembuatan asesoris tersebut. Tepatnya berada di Cibaduyut Bandung. Cibaduyut pun dikenal sebagai deretan toko terpanjang di Asia. Hasil produk sepatu cibayudut tidak kalah dengan merek luar negeri. Buktinya dengan banyaknya turis domestik yang datang ke sini.

Cibaduyut Bandung berada di daerah selatan Bandung kira kira dari pusat kota sekitar 30 menit. Kawasan ini awalnya terkenal dengan sentral sepatu kulit.

Untuk menuju ke Cibaduyut tidak sulit. Di tandai dengan patung sepatu yang besar di depan perempatan sebelum memasuki jalan Cibaduyut Bandung. Dengan adanya patung yang Sepatu memudahkan untuk para pengunjung untuk bisa sampai ke cibaduyut bandung, karena patung sepatu merupakan lambang atau ciri khas dari jalan cibaduyut dan patung sepatu satu-satunya yang ada di kota Bandung. Pantung sepatu cibaduyut merupakan akses pintu masuk menuju dari jalan Cibaduyut Bandung.

Sepanjang Jalan Cibaduyut Bandung banyak berdiri toko toko yang menjual dan menerima pesanan sepatu. Semua ukuran sepatu dapat dibuatkan di sini. Daerah ini terkenal karena harga yang mereka tawarkan cukup murah, dan kwalitas yang cukup bagus.

Kita bisa melihat toko-toko yang berjejer memajang dagangan yang didominasi oleh tas dan sepatu. Kalau kita masuk ke dalamnya, kita dapat menemukan lebih banyak lagi. Ada pakaian termasuk jaket kulit, tas kulit, tas gendong, dompet, ikat pinggang, boneka, sandal, bahan kulit untuk mebuat sepatu atau sendal dan lain-lain.

Keistimewaan dari cibaduyut adalah bagi anda yang ingin membeli sepatu dengan model yang anda inginkan anda bisa melakukan pemesanan. Harganya pun bervariasi, mulai dari beberapa puluh ribu saja sampai dengan ratusan ribu rupiah. Harganya pun bisa di tawar. Dengan kualitas yang bagus juga. Mangkanya deangan kualitas yang terjamin prodak dari cibaduyut sangat terkenal hingga ke Asia.

Selain sepatu, dompet dan tas banyak juga di sini di jual makanan khas Bandung sebagai oleh oleh bandung. Jika datang ke cibaduyut Bandung anda tak hanya belanja sepatu atau makanan saja, namun dompet pun disini bisa dijadikan oleh oleh Bandung, karena harga, bentuk dan kwalitas yang bagus.

Tidak jauh dari jalan cibaduyut bandung terdapat terminal bus leuwih panjang, yang bisa memudahkan para pengunjung yang menggunakan alat tranportasi untuk mengunjungi cibaduyut bandung. Untuk anda yang menggunakan kendaraan pribadi dari luar bandung anda bisa keluar dar Tol Kopo atau tol Moch. Toha, karna kedua Tol ini akses keluar dari tol yang sangat dekat. Berbagai oleh-oleh ciri khas kota bandung bisa anda dapatkan disini, seperti penyeum, dodol, opak, dan lain-lain.

Jika Cibaduyut terkenal akan sentral sepatu dan tas ada wilayah lain yang juga terkenal dengan produk Jeans, yaitu
Cihampelas Bandung. Jangan lupa jika anda berlibur ke Bandung mintalah Cibaduyut Bandung dan Cihampelas Bandung masuk dalam Bandung tour package anda. Maka anda akan menemukan sensasi lain dari Kota Bandung.


BY WARI KEDUNGWUNGU

Informasi Peserta Sertifikasi Guru

Martabak adalah sejenis makanan khas dari negeri India sejak dahulu hingga sekarang. Di Indonesia ada dua jenis martabak, Martabak Telur dan Martabak Manis atau sering dikenal dengan nama Kue Bulan aka Terang Bulan.Martabak (bahasa Arab: مطبق, berarti "terlipat") merupakan sajian yang biasa ditemukan di Arab Saudi (terutama di wilayah Hijaz), Yaman, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei. Bergantung pada lokasinya, nama dan komposisi martabak dapat bervariasi. Menurut Sumber yang TS temukan, belum ada kapan tahun ditemukan pertama kalinya Martabak.
Sejarah Masuknya Ke Indonesia :

Pada sekitar awal tahun 1930-an, beberapa pemuda asal daerah Lebaksiu, Tegal, Jawa Tengah, mengadu nasib dengan berjualan makanan dan mainan anak-anak pada perayaan yang dilangsungkan di kota-kota besar seperti Semarang. Di kota inilah salah seorang pemuda yang bernama Ahmad bin Abdul Karim berkenalan dengan seorang pemuda India bernama Abdullah bin Hasan al-Malibary.

Dari hasil persahabatan mereka, Abdullah diajak berkunjung ke kampung halaman Ahmad di Desa Lebaksiu Kidul, Tegal. Abdullah berkenalan dengan adik perempuan Ahmad yang bernama Masni binti Abdul Karim.

Kemudian Abdullah mempersunting Masni, adik perempuan Ahmad, pada tahun 1935. Abdullah atau yang biasa disebut Tuan Duloh adalah seorang saudagar yang cukup ternama di zamannya. Salah satu keahlian Abdullah adalah membuat makanan yang terbuat dari adonan terigu yang bernama Martabak.

Dialah salah satu di antara pemuda-pemuda India yang berhasil memodifikasi martabak dari resep aslinya. Hal ini untuk menyesuaikan dengan citarasa maupun kebiasaan masyarakat di Indonesia, terutama orang Jawa, yang pada umumnya gemar makan sayur-sayuran dan tidak terlalu suka mengonsumsi daging secara berlebihan.

Sampai saat ini, jenis martabak telur yang dapat ditemukan di hampir seluruh pelosok Indonesia adalah hasil modifikasi.

Perkembangan Martabak di Indonesia

Abdullah dan rekan-rekannyalah yang berhasil memperkenalkan martabak di setiap pasar malam yang diselenggarakan di kota-kota besar, khususnya di Pulau Jawa. Mereka juga memperkenalkannya pada perayaan tertentu, seperti sekatenan di Yogyakarta dan dugderan di Semarang.

Perkembangan martabak di Indonesia dalam kurun waktu antara 1950-1990 dipelopori oleh:

* Tegal: Dja’i bin Haji Sueb, Haji Urip, Haji Abdur Rohim, Sumyad, Muhidin, Gendon, Masan,
Dahlan
* Jakarta: Rumli bin Sanadi, Mahsud, Mali, Tabud, Matlab, Haji Hambali, Muanas, Haji Tobroni,
Luri, Muri, Tarmudi, Usup, Hudi, H. Muripin, H. Tabri, H. Nur Abdullah Hasan, Umar Hanafi,
H. Toni Dartam, Dakyani
* Bogor: Rifai, Mawardi, Abdul Wahid, Abdul Gofur, Maskam, Haji Umar Sahir
* Bandung: Dasir, Mukdi, Salim, Haji Mahun
* Cianjur: Haji Surur, Makbul Tamyid
* Yogyakarta: Keluarga besar Tuan Muhammad, Haji Muhammad Abdullah, Suud, Haji Bahroni
* Makassar: Haji Imam Abdul Manaf, Mashur Dja’i, Muhidin, Tori Dannya, Haji Muanas Maad,
H. Wartono, H. Jurani
* Manado: Haji Susalit, Matlub, Haji Bedi, Warno, Haji Suyatno, Narto
* Pontianak: Haji Abdul Kadir Ali, Bambang Wage, Tori
* Singkawang: Haji Jeni Saleh, dan rekan-rekan.
* Banjarmasin: Haji Muta’alim, Paluruni Tori, H. Bedi, Sunarto
* Semarang: Keluarga besar Tuan Hasan
* Palembang: Keluarga besar Tuan Haji Abdul Rozak (HAR) dan rekan-rekan
* Bekasi: Makmur Darnya, Otong, Anwar, H. Saehudin, Saepudin, dan rekan-rekan
* Kuningan: H. Midi, dan rekan-rekan
* Tangerang: H. Tris, Heriyanto Dja’i, Muhammad Abdul Bayasut, Wahyu Patehi dan
rekan-rekan
* Sampit: Rozak Bayasut, Abdullah Bayasut, Yazid Bayasut
* Bontang: Haji Muhammad, Untung, H. Sunarto, Saepu Torik
* Jayapura: Haji Juremi, Haji Waud Umar, Haji Tono Umar
* Mataram: Haji Sahuri, Agus
* Denpasar: Haji Mashur Dakup, H. Toni, Luruh, Patehi
* Kupang: Ruslan Sanusi
* Tasikmalaya: Djubaidi Ali, Balhi, Maksudi, Sungib, Sopi
* Pekanbaru: H. Isro
* Bukittinggi: Harar.

data inpassing


115 CPNS KEMENAG Riau Bakal Terima SK

05.31.2010 · Posted in Uncategorized
Sebanyal 115 CPNS di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, direncanakan akan menerima SK CPNS pada hari Senin, 31 Mei 2010, dari penjaringan seleksi umum yang dilakukan tahun lalu. Para CPNS ini akan menerima SK secara serentak dan sekaligus akan diberikan pembinaan secara langsung oleh Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama RI Bapak Drs. H. Ali Hadianto dan Kepala Kanwil Kemenag Riau Bapak Drs. H. Asyari Nur, SH. MM.
Demikian disampaikan Kepala Sub Bagian Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kemenag Riau, Drs. Asmuni, MA pada hari Kamis, 27 Mei 2010 bertempat di ruang kerjanya, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 235 Pekanbaru.

Pak Asmuni, demikian beliau disapa sehari-hari, lebih lanjut menyatakan, para CPNS ini akan diberikan pembekalan secara khusus oleh Kepala Biro Ortala dan kepegawaian Kemenag RI, dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau. Hal ini dimaksudkan, agar para CPNS betul-betul siap dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sehari-hari, dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Dikatakannya, saat ini, PNS dan apalagi CPNS tidak saatnya lagi untuk dilayani, tetapi PNS atau CPNS harus dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kepada seluruh CPNS, Asmuni berharap agar setelah selesai menerima SK CPNS agar besoknya, yaitu Selasa, 1 Juni 2010 supaya melaporkan diri ke tempat kerjanya masing-masing dan sekaligus melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dengan sebaik-baiknya. Yang bekerja di kantor, silahkan bekerja di kantor. Yang jadi guru, yah selahkan melaksanakan tugas sebagai guru. Pekerjaan guru adalah tugas mulia, sehingga masyarakat menyebutnya, Pahlawan Tanpa Jasa, demikian Asmuni menutup pembicaraan. (sumber: Ash/riau.depag.go.id)

Incoming search terms:

inpassing kemenag jateng, inpassing kemenag kab tegal, sk inpassing depag jateng 2011, data inpassing kab tegal, hasil inpassing kemenag kab tegal, info hasil sertifikasi guru non pns rayon 306 kemenag jateng terbaru, info data impasing kemenag pusat, info data inpassing kemenag pusat jawa tengah, data impasing kemenag, inpassing kemenag sulsel, data base kategori 1 siap terima sk, sk impasing kemenag jateng, sk infassing kemenag kab tegal desember 2011, impasing non pns kemenag jepara, impasing non pns kemenag jawa tengah, sk impasing guru depag kota, peserta inpassing kemenag demak, data inpassing guru depag jateng yang lulus, SK-inpassing-depag-lombok-barat-2012, info data impasing kemenag kabupaten, data inpassing guru non pns kemenag tahun 2011, impassing guru non pns kemenag jawa tengah 2011, sk inpassing kemenag jateng, sk inpassing kemenag jateng 2011, info sertifikasi rayon 306 kemenag jateng, sk inpassing kemenag 2011, daftar nama nama sk inpassing kemenag sulsel pangkep, inpassing guru depag 2011 jawa tengah, daftar nama peserta inpassing kemenag jawatengah, inpasing kemenag jateng
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,